Bicara soal pacaran, ngga sedikit kasus yang gue tau lebih banyak bikin sedih daripada bikin seneng. Ada banyak cerita. Ntah si perempuan diberdayagunakan kemampuan ekonominya secara berlebihan, atau si perempuan dihajar secara fisik.............atau si perempuan difitnah ini-itu. Rata-rata yang gue tau kasusnya sih perempuan yang dirugiin. Gue ngga mempermasalahkan gender karena nyatanya ada juga kok cerita dimana si pria lebih banyak dirugikan. Yang sekarang menyita pikiran gue adalah.......kenapa hubungan yang diharapkan jadi sebuah motivasi hidup yang lebih baik malah berdampak kebalikan?
Menurut gue, saat hubungan pacaran lo lebih banyak nyakitinnya daripada nyenengin, lebih banyak air mata daripada ketawa-ketawa, lebih sering bawa masalah baru daripada nyari solusi dari masalah yang ada, lebih banyak ngabisin energi daripada jadi tempat bersandar, keseringan ngabisin uang lo daripada hemat-hemat asal seneng, lebih banyak bikin lo ngeluh daripada senyum, ya udah ngga ada alasan jelas aja kenapa hubungan itu harus diterusin.
Buat gue, pacaran ngga akan bikin lo miskin saat uang lo abis, kesepian saat lo sendirian, putus asa saat ada masalah, atau bahkan kehilangan saat pasangan lo sibuk.
Semua balik lagi ke orangnya. Balik lagi ke motivasi pacaran lo sebenernya apa. Buat apa mempertahankan hubungan lo sama pacar lo, saat pacar lo sama sekali ngga ada usaha buat mempertahankan hal yang sama?
Salam semangat buat mereka yang kehabisan semangat!
Maju terus, teman-teman! Kembalikan pacarmu ke pelukan....hahahahaha :D




